Cara Tepat Bertanam Tembakau

Tanaman Tembakau memiliki nama latin Nicotiana tobacco. Tanaman ini berasal dari daratan Amerika dan mulai masuk ke Indonesia sejak abad 17, dibawa oleh para penjajah Portugis. Tembakau merupakan salah satu komoditas tanaman perkebunan yang digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan rokok. Tanaman Tembakau tumbuh subur di beberapa daerah di Indonesia, dan Pulau Jawa adalah sentra produksi tembakau terbesar nasional. Desa Kandangan adalah salah satu penghasil Tembakau di kabupaten grobogan. petani sekitas merasa tanaman tembakau sangat cocok tumbuh didaerah retsebut. Berikut adalah cara - cara dalam menanam Tembakau.

1. Pengolahan Tanah 
Pengolahan tanah ditujukan untuk memberi kondisi yang menguntungkan bagi pertumbuhan akar tanaman tembakau, sehingga sistem perakaran berkembang baik dan mampu menyerap air serta unsur hara dalam jumlah yang cukup untuk menunjang pertumbuhan yang terjadi dalam waktu singkat. Guna memperoleh perakaran yang baik pengolahan tanah harus mencapai kedalaman olah lebih dari 30 cm, disamping upaya lain kearah terbentuknya struktur tanah yang remah. Untuk lahan bekas sawah pekerjaan pertama adalah membersihkan jerami kemudian dilanjutkan dengan pembuatan got keliling untuk mengeringkan lahan dan sebagai saluran irigasi di areal pertanaman tembakau. Selanjutnya dilakukan pembajakan pertama dan dilanjutkan bajak ke-dua dengan arah memotong bajak pertama. Gebrus total dilaksanakan sesudah jarak tanam yang digunakan ditentukan. Gebrus total dilakukan dengan cara menarik tanah lapisan atas dan mencangkul tanah lapisan bawah sedalam 30 cm untuk menutup lubang dibelakangnya (lihat Gambar 2). Gebrus total bertujuan untuk menembus lapisan olah dan oksigen tanah. Selanjutnya dilakukan bajak 3 dan bajak 4 serta penghancuran tanah yang masih berupa bongkahan. Guludan yang tinggi menentukan keberhasilan tanaman tembakau karena berhubungan dengan drainase dan pemupukan. Pengolahan tanah dilakukan 70 hari sebelum penanaman dimana H-70 dilakukan pembersihan jerami, H-60 pembuatan got keliling, H-55 pembajakan 2, H-40 pembajakan 3, H-30 pembajakan 4, H-25 pembersihan rumput di pematang dan H-15 dilakukan bajak siap tanam.

2. Pembibitan Tanaman Tembakau
   -  Jumlah benih sekitar 8-10 gr / ha, taergantung jarak tanam.
   -  Biji utuh, tidak terserang penyakit dan tadak keriput.
   -  Media semai = campuran tanah (50%) + pupuk kandang matang.
   -  Dosis pupuk untuk setiap meter persegi media semai adalah 70 gram DS
      dan 35 gram ZA dan isikan pada polybag.
   -  Bedeng persemaian diberi naungan berupa daun-daunan,tinggi atap 1 m
      disalah satu sisi dan 60 cm sisi disisi yang lain.
   -  Kecambahkan dengan menggunakan tampah atau kain yang dibasahi agar
      lembab. Sekitar tiga hari akar sudah mulai tumbuh.
   -  Siram media semai yang sudah disiapkan dan benih dimasukan
   -  Bibit sudah dapat dipindah ke lahan pada usia 35 - 55 hari setelahnya.
   
3. Jarak Tanam dan Populasi Tanam
    - Dalam penanaman tTembakau dapat menggunakan jarak tanam
      100 cm x 50 cm, 120 cm x 50 cm dengan populasi tanaman 16.000
      - 18.000 batang / ha. 

4. Penanaman
    - Tugal tanah dengan kedalaman 5-10 cm
    - Masukkan bibit kelahan
    - Penanaman sebaiknya dilakukan saat sorehari untuk menghindari
      plasmolisis.
 
5. Penyiraman dan Penyulaman
Penyiraman sebanyak 1 liter/lubang tanam dilakukan setelah penanaman setiap pagi dan sore sampai tanaman mulai tumbuh. Tanaman tembakau akan tumbuh subur pada tanah yang gembur, dan memiliki tata air yang baik.

6. Pemupukan
 a. Saat Tanam
     Sp - 36 Sebanyak 300 kg/ha
 b. Umur 7 hari
     Urea/ZA Sebanyak 300 kg/ha
     KCl Sebanyak 150 kg/ha
 c. Umur 28 hari
     Urea/ZA Sebanyak 300 kg/ha
     KCl Sebanyak 150 kg/ha
Kebutuhan menyesuaikan luas lahan.

7. Perawatan
    - Penyulaman dilakunan 1-3 minggu setelah tanam, bibit yang mati atau
      yang kurang baik diganti dengan bubut yang seukuran.
    - Penyiangan dapat dilakukan bersamaan dengan waktu pembumbunan
      yaitu setiap tiga minggu sekali. 




8. Pemanenan
Bagian tanaman yang dipanen adalah daun yang memiliki ciri-ciri daun yang sudah berubah warna dari warna hijau menjadi hijau kekuningan. Untuk golongan tembakau cerutu pemetikan daun yang baik adalah saat mask, hal ini ditandai dengan warna daun keabu-abuan. Pemetikan daun dilakukan mulai dari yang paling bawah. Waktu pemetikan yang baik adalah saat pagi atau sore harisaat cuaca sedang cerah. pemetikan dapat dilakukan berselang antara 3-5 hari dengan jumlah daun 2-4 helai/batang. Untuk tiap tanaman dapat dilakukan pemetikan antara 4 - 5 kali

Semoga informasi ini bermanfaat, terimakasih.

Lomba Gerak Jalan HUT PGRI Ke- 71

Segrobogan - Selasa 22/11/16, Perayaan HUT PGRI Kec. Godong berlangsung sangat meriah Pada Perayaan HUT PGRI ini diadakan lomba gerak jalan yang diikuti oleh semua instansi pendidikan diwilayah Kec. Godong (SD, SMP, MTs, SMA SMA dan MA)

Pada pembukaan lomba gerak jalan ini diawali dengan upacara pembukaan di halaman Kec. Godong.

Star lomba gerak jalan ini mulai halaman Kec. godong dengan  finish SD N 1 Godong dengan rute Jl. Jend. Sudirman ke barat, jl. A. Yani, Ds. Ketitang, Kr. Anyar, Jl. Suprapto, jl. Katamso dengan jarak tempuh kurang lebih 4 Km.

Keceriaan nampak tergambar pada wajah masing-masing peserta lomba.





Semoga informasi ini bermanfaat, terimakasih.

Cara Asyik Menikmati Liburan Dengan Memancing

Berlibur merupakan kebutuhan skunder dalam kehidupan. tapi kadang untuk beberapa orang berlibur adalah hal yang wajib dilakukan karena sudah menjadi kebutuhan primer ( bagi yang berkantong tebal )  Bagi sebagian orang ada yang bingung harus kemana saat liburan, entah libur panjang ataupun libur dihari 
Minggu terutama bagi saya yang berkantong pas-pasan. He he,,,,,,,

Bagi penghobi Kail, pintu air Bendung Klambu ( Kletak ) bisa menjadi pilihan untuk mengisi hari libur anda.

Banyak Sekali Pemancing yang berpartisipasi memadati area pintu Bendung Klambu tersebut untuk memancing dan menjaring ikan.

Sayangnya, disekitar pintu Bendung Klambu lokasinya sangat panas, jadi saya sarankan untuk membawa payung, ataupun menyiapkan mental dibawah teriknya Matahari.

Sebenarnya ada tempat yang teduh, sekitar 1 km ke hulu dari pintu bendung Klambu, suasananya sangat menyejukkan, tapi peluang pemancing sangat kecil untuk mendapatkan ikan.





Semoga informasi ini bermanfaat, terimakasih.

Vidio Memancing

Cara Tepat Bertanam Terong

Tanaman terong memiliki nama latin (Solanum melongena) merupakan jenis sayuran tahunan semusim. Selain India, dan Srilangka, Indonesia Juga dianggap sebagai asal tanaman terong. Tanaman ini banyak dijumpai tumbuh liar di hutan-hutan kita. Namun, saat ini terong ditanam meluas diberbagai belahan bumi. Terdapat banyak ragam terong yang dibudidayakan di Indonesia, mulai dari terong lokal seperti terong gelatik, terong kopek, terong bogor, terong medan hingga terong impor seperti terong Jepang. Bentuk dan warna buah terong cukup beragam ada yang putih, hijau hingga ungu. Bentuknya pun ada yang bulat, lonjong besar, hingga lonjong dengan ujung lancip.

Terong masih satu keluarga dengan cabe, tomat dan kentang. Hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman-tanaman tersebut bisa juga mengganggu budidaya terong. Oleh karena itu dalam melakukan rotasi tanaman, usahakan tidak dengan tanaman-tanaman tersebut.

Benih yang baik untuk budidaya terong memilki daya tumbuh di atas 75%. Dengan benih seperti itu, kebutuhan benih untuk satu hektar mencapai 300-500 gram. Sebelum ditanam di lahan terbuka, benih terong sebaiknya disemaikan terlebih dahulu.



Berikut adalah langkah-langkah dalam bertanam terong :

1. Pembibitan / Persemaian 
Rendam benih terong dalam air selama 10-15 menit, kemudian bungkus benih dengan kain basah dan diamkan selama 24 jam. Buat alur berjarak 5-10 cm diatas bedengan untuk menebarkan benih. Kemudian tebarkan benih dan tutup dengan tanah tipis-tipis. Setelah itu, tutup bedengan dengan daun pisang atau karung goni basah. Siram dengan air untuk menjaga kelembaban persemaian. Setelah 2-3 hari kecambah mulai tumbuh menjadi tanaman, buka daun pisang atau karung goni tersebut. Kemudian siram setiap hari tanaman tersebut. Setelah 10-15 hari, pindahkan bibit tanaman kedalam bumbunan daun pisang atau polybag kecil (9X10 cm). Sirami tanaman yang ada dalam polybag tersebut setiap hari. Setelah tanaman berumur 1-1 - 5 bulan atau telah memiliki minimal 4 helai daun, tanaman tersebut siap dipindahkan ke lahan terbuka.

2. Pengolahan Tanah
Lahan untuk budidaya terong dicangkul atau dibajak dengan kedalaman 30 cm. Bersihkan tanah dari gulma dan kerikil. Bentuk bedengan dengan lebar 1 meter tinggi 30 cm dan panjang disesuaikan dengan bentuk lahan. Jarak antar bedengan 40 cm. Gunakan pupuk organik sebagai pupuk dasar, bisa berupa kompos atau pupuk kandang. Taburkan di atas bedengan dan aduk hingga merata. Budidaya terong menghendaki tingkat keasaman tanah sekitar pH 5-6. Apabila pH kurang dari 5 tambahkan kapur. Buat lubang tanam secara berbaris, satu bedengan sebanyak dua baris. Jarak tanam antar lubang tanam 60 cm dan jarak antar baris 70 cm. Lebar lubang dan kedalaman disesuaikan dengan ukuran polybag bibit. Sebelum bibit dipindahkan, siram bedengan dengan air. Tanaman terong cenderung tidak tahan dengan kekeringan. Pindahkan bibit tanaman satu lubang diisi satu bibit tanaman. Hati-hati dalam memindahkan tanaman, jaga agar akar tanamah tidak putus atau rusak.

3. Perawatan
Lakukan penyulaman tanaman setelah satu minggu. Cabut tanaman yang terlihat layu atau tidak sehat dan pertumbuhannya abnormal. Pencabutan dilakukan beserta media tumbuhnya ganti dengan bibit baru. Pemupukan tambahan dilakukan mulai dari 2 minggu setelah bibit ditanam. Untuk budidaya terong non-organik berikan pupuk urea dan KCl. Ulangi pemberian pupuk susulan pada minggu ke-5 dan ke-7 setelah bibit ditanam. Sambil memberikan pupuk susulan, siangi gulma yang terdapat dalam bedengan tanaman. Bersihkan juga semak belukar yang terdapat disekitar area tanaman.
Pemasangan ajir atau bilah bambu untuk menopang tanaman dilakukan setelah tanaman berumur 3 minggu. Penancapan ajir hendaknya berjarak 5-7 cm dari pangkal batang. Jangan sampai penancapan ajir melukai akar tanaman. Ikat tanaman pada ajir dengan tali rafia. Apabila tidak turun hujan penyiraman hendaknya dilakukan setiap tiga hari sampai tanaman berbunga. Setelah tanaman berbunga, tingkatkan frekuensinya hingga dua hari sekali.

4. Pemanenan
Panen pertama usaha budidaya terong biasanya dilakukan setelah 70-80 hari sejak bibit ditanam. Selanjutnya, panen dilakukan setiap 3-7 hari sekali. Dalam satu kali musim tanam, bia mencapai 13-15 kali panen, bahkan bisa lebih. Waktu yang tepat untuk panen adalah pagi dan sore hari. Buah dipetik dengan tangkainya, buah terung tidak tahan lama. Oleh karena itu harus segera dipasarkan begitu selesai panen. Sortasi untuk budidaya terong dilakukan berdasarkan ukuran dan warna buah.

Semoga bermanfaat, terimakasih.

Makna Lagu Dan Dolanan Peninggalan Wali Songo

Beberapa lagu dan dolanan tradisional anak merupakan warisan dari masa lampau yang merupakan peninggalan dari wali songo, salah satunya adalah Sunan Giri. Dahulu Giri adalah  sumber ilmu keagamaan, dan termasyhur diseluruh tanah Jawa dan sekelilingnya. Dari segala penjuru, baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah banyak yang pergi ke Giri untuk berguru/menuntut ilmu Agama kepada Sunan Giri. Beliaulah kabarnya yang menciptakan gending Asmaradana dan Pucung. Daerah penyiarannya sampai ke Madura, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Maluku.. Sunan Giri adalah  pendidik yang berjiwa demokratis. Beliau mendidik anak-anak dengan jalan membuat bermacam-macam permainan yang bernuansa agama. seperti misalnya : jelungan, jamuran, gendi gerit, jor, gula ganti, cublak-cublak suweng, ilir-ilir dan sebagainya. Diantara permainan kanak-kanak hasil ciptaan/gubahannya adalah rupa “jitungan” atau “jelungan”. Caranya adalah  :
Anak-anak banyak, satu diantaranya menjadi pemburu, yang lain jadi “buruan” mereka akan selamat atau bebas dari terkaman pemburu apabila telah berpegangan pada jitungan yaitu satu pohon/tiang / tonggak yang telah ditentukan terlebih dahulu.
Permainan tersebut mengajarkan tentang keselamatan hidup, yaitu  bahwa apabila sudah berpegangan kepada agama yang berdasarkan ke Tuhanan YME, maka manusia (buruan) itu akan selamat dari terkaman iblis (pemburu). Di samping itu diajarkannya pula nyanyian-nyanyian untuk kanak-kanak yang bersifat paedagogis serta berjiwa agama, Di antaranya adalah berupa ‘tembung dolanan bocah’ (lagu permainan anak-anak), yang berbunyi sebagai berikut :
Selain itu terkenal pula tembang buat kanak-kanak yang bernama “Ilir-ilir” yang isinya mengandung filsafat agama. Bunyinya demikian.
“Lir-ilir, lir ilir, tandure wing angilir, tak ijo royo-royo, tak sengguh temanten anyar. bocah angon, bocah angon, penekno blimbing kuwi, lunyu-lunyu penekno kanggo masuh dodotiro. dodotiro-dodotiro, kumitir bedah ing pinggir, dondomon jrumatono, kanggo sebo mengko sore, mumpung gede rembulane, mumpung jembar kalangane, ndak sorak hore.”
Maksudnya kurang lebih : sang bayi yang baru lahir di dalam dunia ini masih suci bersih, murni, sehingga ibarat seperti penganten baru, siapa saja ingin memandangnya, “bocah angon” (pengembala) itu diumpamakan santri, mualim, artinya orang yang menjalankan syariat agama. Sedangkan “blimbing” diibaratkan blimbing itu mempunyai/teridiri dari lima belahan, maksudnya untuk menjalankan sembahyang (shalat) lima waktu. Meskipun “lunyu-lunyu” (licin). tolong panjatkan, walaupun sembahyang (shalat) itu susah, namun kerjakanlah, untuk membasuh “dodotira-dodotira, kumitir bedah ing pinggir” maksudnya walaupun sholat itu susah, tetapi kerjakan guna membasuh/membersihkan hati dan jiwa kita yang kotor . “Dondomono, jrumatana, kanggo sebo mengko sore, dan surak-surak hore”. Maksudnya ” bahwa orang hidup di dalam dunia ini senantiasa condong kearah keburukan/berbuat dosa, segan mengerjakan yang baik dan benar, sehingga dengan menjalankan sholat itu diharapkan dikemudian dapat kita gunakan sebagai bekal kita dalam menghadap kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, bekal itu adalah beramal soleh. Itulan beberapa ciptaan sunan giri. Untuk tembang (lagu) ilir-ilir ini ada pula yang berpendapat, bahwa itu adalah ciptaan sunan kalijaga. Akan tetapi mengingat bahwa diantara wali Songo, sunan Giri yang terkenal sebagai seorang pendidik yang gemar menciptakan lagu-lagu kanak-kanak maka besar dugaan bahwa lagu tersebut adalah ciptaan beliau juga. Jika tidak, yang pasti adalah bahwa tembang tersebut adalah ciptaan pada jaman wali. Hal yang penting adalah, kita harus menjalankan perintah Agama sesuai pesan yang ada dalam lagu dan dolanan anak  peninggalan wali Songo. Bagaimana menurut anda?
Semoga bermanfaat,,, termakasih.
Info ternak...
info bertanam...

Cara Tepat Merawat Burung Murai Batu

Burung Murai batu atau Kucica Hutan yang memiliki nama ilmiah (Copsychus malabaricus) memang sangat populer dan menjadi primadona dikalangan pecinta burung ocehan kicau mania, sehingga membuat harganya melambung tinggi. Burung murai batu merupakan jenis burung fighter kalau kita dekatkan dengan burung murai yang lain akan beradu kicauan sambil mengangkat ekornya. Murai batu juga saat ini ramai dilombakan dalam kontes kontes burung yang pada akhirnya dapat mendongkrak nilai jual pada burung tersebut.

Melatih burung murai batu bukanlah hal yang mudah perawatannya untuk para pemula burung kicau mania, kita harus membiasakan diri mengetahui karakter burung tersebut dan kesabaran dalam merawat burung murai batu dan kita juga harus bisa mengetahui takaran pemberian EF pada burung setiap hari nya. Dalam merawat burung murai batu, kita perlu kedisiplinan kita sendiri dalam hal nya waktu penjemuran burung dan pemberian EF.

Bagaimana cara merawat burung murai baru yang benar
Makanan burung murai batu
  1. Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolismesetiap burung Murai Batu. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.
    catatan
  2. Kroto segar diberikan 1 sendok makan maksimal 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi dan hari Kamis pagi.
  3. Pemberian Cacing diberikan 1 ekor 1x seminggu. contoh setiap hari Selasa pagi.
  4. Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
  5. Berikan Vitamin dan Mineral yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.

Perawatan Harian

Perawatan harian untuk burung Murai Batu relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten. Berikut ini Pola Perawatan Harian burung Murai Batu:
  1. Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
  2. Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer dan Air Minum.
  3. Berikan Jangkrik 4 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung.
  4. Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
  5. Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
  6. Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.
  7. Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
  8. Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF.
  9. Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.


Cara untuk menangani burung yang seperti ini adalah :
  1. Pengurangan porsi Jangkrik menjadi 3 pagi dan 2 sore.
  2. Lakukan pengembunan (jam 05.30-06.00).
  3. Berikan Cacing 2 ekor 2x seminggu.
  4. Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore.
  5. Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja.
  6. Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama.

Semoga bermanfaat, terimakasih.

Cara Cepat Menumbuhkan Jamur Pisang

Jamur Pisang yang juga berarti Jamur Gedang.  Kita banyak mengenal jenis jamur, sering diklasifikasi secara sederhana melalui tempat tumbuh, warna, dan manfaatnya. Sebagian dari kita membedakan jamur secara sederhana, dapat dikonsumsi dan tidak untuk dikonsumsi. Jamur yang dihindari untuk dikonsumsi lazimnya karena mengandung zat berbahaya bagi tubuh manusia, warnanya sering mencolok terang sebagai tanda jamur tersebut berbahaya/beracun.

Jamur Pisang tergolong jamur yang dapat dikonsumsi. Masyarakat biasanya mengolah jamur tersebut dalam bentuk yang sederhana, seperti pepes ataupun oseng-oseng.

Sayangnya, sama seperti kebanyakan jamur liar pada umumnya, Jamur ini hanya tumbuh saat musim penghujan dan beluam ada orang yang mencoba untuk membudidayakannya. Walaupun belum ada budidaya Jamur Pisang. secara khusus, tapi ada cara untuk mempercepat pertumbuhan Jamur pisang ini. Berikut adalah cara - cara mempercepat tumbuhnya jamur pisang :
  1. Sediakan diantaranya : lahan, batang pisang/bonggol, jerami dan sekam.
  2. Sediakan tempar untuk pembuatan jamur ( bisa dibelakang rumah ) yang pasti harus ditempat yang teduh, cukup ukuran 1 - 2 meter persegi
  3. Siapkan beberapa batang pisang yang sudah diambil buahnya/ yang sudah mati, tapi lebih baik yang digunakan adalah pangkalnya.
  4. Letakkan bonggol/batang pisang ketempat yang telah disediakan.
  5. Tutup tumpukan batang pisang/debog dengan menggunakan jerami secara merata dengan ketebalan sekitar 15 - 20 cm.
  6. Taburkan sekam/brambut diatas tumpukan jerami tersebut, kemudian dibakar.
Pembuatan Jamur ini hendaknya pada saat mendekati musim penghujan/musim penghujan, karena kelembaban udara lebih tinggi dan suhu udara lebih rendah yang secara teori sebagai kondisi optimal untuk pertumbuhan jamur. 

Pembuatan jamur ini tidak perlu menaburkan bibit. secara alami, bila terkena air hujan (1-2 minngu) jamur akan tumbuh terus menerus selama musim penghujan, asal tidak tergenang air.



Teori tersebut, bersumper dari sebuah pengalaman yang tanpa disengaja dan terus saya usahakan untuk menambah menu masakan dikala musim penghujan tiba.

Semoga bermanfaat, terimakasih.

Cara Budidaya Jangkrik

Jangkrik adalah serangga sejenis belalang. Jangkrik jantan yang memiliki suara yang khas bahkan ada yang mengatakan suaranya misterius . Saat ini jangkrik bukan hanya untuk dikonsumsi burung saja, namun ternyata jangkrik sangat lezat dan gurih bila di jadikan bahan konsumsi manusia seperti rempeyek jangkrik. Banyaknya  seminar di berbagai kota tentang usaha ternak jangkrik membuat usaha ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Usaha ternak jangkrik jika dijalankan dengan serius bisa menjadi sumber penghasilan keluarga yang sangat bagus. Usaha ternak jangkrik juga termasuk usaha yang sangat mudah, selain itu modal yang di butuhkan juga tidak banyak. Selain ramah lingkungan, usaha ternak jangkrik juga tidak membutuhkan waktu yang tidak lama. Dalam budidaya atau ternak jangkrik perlu memperhatikan lokasi kandang. Jangkrik membutuhkan kandang yang teduh, tenang, terdapat srkulasi udara yang baik, jauh dari keramaian dan kebisingan, dll. Kandang terbuat dari kayu, bambu berukuran 2m x 1,5m x 0,5m. Untuk menghindari gangguan binatang seperti semut, tikus, cecak dan serangga lainnya, maka keempat kaki kandangkain yang diolesi dengan oli.

Bila dirasa persiapan kandang sudah selesai maka bibit/telur jangkrik siap ditebar. Selama proses ini berlangsung warna telur akan berubah warna dari bening sampai terlihat kecoklatan. Kelembaban telur harus dijaga dengan menyemprot telur setiap hari dan telur harus dibulak-balik dan jangan sampai berjamur. Telur akan menetas merata sekitar 4-6 hari. Setelah telur jangkrik menetas, perawatan dilakukan lebih ekstra. Anakan jangkrik (jolondo) umur 1-10 hari diberikan Voor makanan ayam yang dihaluskan ada juga pakan racikan yang dibuat dari kacang kedelai, beras merah dan jagung kering yang dihaluskan. Setelah tahapan  ini, anakan bisa mulai diberi pakan sayur-sayuran kalau ingin lebih menghemat biaya bisa memberi tambahan pakan berupa pelepah pisang, yang penting jangan sampai jangkrik kelaparan dan saling memakan (kanibal). Hal lain yang harus dilakukan yaitu, pastikan disekirtar kandang aman dari semut dan cicak. Hal tersebut harus selalu dilakukan hingga jangkrik siap dipanen.

Semoga bermanfaat,, terimakasih.

Cara Tepat Bertanam Tomat

Tanaman Tomat memiliki nama latin Solanum lycopersicum L. sinonim Lycopersicon esculentum Miller. Tomat merupakan jenis sayuran buah yang sangat populer dikonsumsi baik buah segar, sebagai salad maupun dikonsumsi dalam bentuk jus tomat. Tomat merupakan tanaman perdu dengan tinggi berkisar 1-3 meter yang berasal dari Amerika Tengah, Selatan, Peru dan Meksiko. Berdasarkan catatan yang ada, diperkirakan tomat disebarkan oleh pelaut Spanyol ke koloninya di kepulauan karibia, Filipina kemudian menyebar ke seluruh penjuru dunia. Tomat umumnya berumur pendek (kurang dari satu tahun) dan biasanya akan mati layu setelah dipanen.
Dalam artikel ini kita akan memebahas tentang cara bertanam tomat. Berikut adalah beberapa hal yang harus di perhatikan :

1. Iklim
Tanaman tomat dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi dan dataran rendah, tergantung pada varietas. Tanaman tomat dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi lebih dari 700 m dpi, dataran medium 200 m – 700 m dpi, dan dataran rendah kurang dari 200 m di atas permukaan laut. Faktor suhu dapat mempengaruhi warna buah. Pada suhu tinggi di atas 32 ° C tomat cenderung berwarna kuning, sedangkan suhu warna buah cenderung tidak merata tetap . Suhu ideal yang berpengaruh baik pada warna tomat adalah antara 24 ° C – 28 ° C seragam umumnya merah. Sebuah keadaan suhu tinggi dan kelembaban, pengaruh yang tidak menguntungkan terhadap proses pertumbuhan, produksi dan kualitas buah tomat. kelembaban relatif yang dibutuhkan untuk tanaman tomat adalah 80%

2. Tanah
Tanaman tomat merupakan tanaman yang dapat tumbuh di semua tempat, dari dataran rendah sampai dataran tinggi (pegunungan) untuk pertumbuhan yang baik, tanaman tomat membutuhkan tanah yang gembur, keasaman pH 5-6, antara lain, tanah mengandung sedikit pasir, dan banyak mengandung humus, serta irigasi yang teratur dan cukup dari penanaman sampai panen tanaman mulai dari. Berdasarkan jenis pertumbuhan, tanaman tomat dibedakan dari jenis determinate dan tak tentu. Jenis tanaman tomat determinate memiliki pola pertumbuhan batang vertikal terbatas dan berakhir dengan pertumbuhan organ vegetatif (akar, batang daun). Persentase diri penyerbukan pada tanaman tomat adalah 95% – 100%.

3. Persemaiaan Benih Tomat 
Benih tomat  harus disemaikan sebelum ditanam. Persemaian dilakukan dalam kotak pembibitan (tray), media persemaian adalah campuran tanah, sekam padi, dan pupuk kandang kuda di rasio 1: 1: 1. Bibit ditanam ke dalam kotak pembibitan (tray), benih dipertahankan sampai umur 25-30 hari setelah tanam Beberapa persyaratan untuk pelaksanaan persemaian yang baik adalah:
Yang disemaikan biasanya tanaman yang lemah, tidak kuat kalau langsung ditanam di tempat yang tetap.

4. Penanaman
Apabila Tanah atau lahan sudah siap, maka bibit dapat ditanam langsung. Yang perlu diperhatikan dalam penanaman adalah waktu tanam dan jarak tanam. Waktu tanam berkaitan erat dengan iklim. Ada tanaman yang cocok untuk ditanam di musim hujan, sementara jarak yang disesuaikan dengan morfologi tanaman dan kesuburan tanah. Mengatur jarak berarti memberikan ruang lingkup yang sama hidup / seragam untuk setiap tanaman. Dengan mengatur jarak tanam akan diperoleh barisan tanaman secara teratur sehingga mudah dalam pengelolaan tanaman berikutnya. Bibit siap untuk menanam akar dan dipersemaian mereka dicabut jika bibit berasal dari plastik pembibitan atau baki 25 – 30 hari setelah tanam benih langsung ditanam di lubang dengan jarak 70 x 60 cm. Ketika bibit menanam dibudidayakan tanaman tomat tidak menyentuh tanah , sehingga tanaman tidak membusuk dan penyakit terkena disebabkan oleh tanah karena kotoran, waktu terbaik untuk menanam tomat adalah 2-4 minggu sebelum hujan terakhir. Penanaman dilakukan pada sore hari sehingga tanaman tidak layu dan dapat beradaptasi dengan lahan yang ditanami.

5. Pemupukan Organik Dan Pupuk Non-Organik.
Kandang pupuk diberikan dengan cara di atas tanah diratakan. Pupuk kandang di samping dapat meningkatkan sifat biologi tanah juga dapat meningkatkan sifat kimia dan fisik tanah, pupuk kandang juga perlu diberikan kepada tanaman sayuran yang mengkonsumsi banyak nitrogen sehingga nitrogen kuantita penting dikonsumsi dalam fase vegetatif. Pupuk Organik SP 36, ZA, Kcl dengan perbandingan 1: 1: ½ berfungsi untuk penyanter tanaman vegetatif, metode pemupukan dengan meratakan atas tempat tidur dengan jarak 1 m dan diberikan per 100 g.

6. Penyiraman 
Penyiraman tanaman sayuran banyak membutuhkan air seperti halnya tanaman tomat, sayuran daun mengandung ± waktu penyiraman yang baik ialah pada sore hari perlu diketahui bahwa maksud penyiraman adalah :
-Menggantikan air yang sudah banyak menguap pada siang hari;
-Mengembalikan kekuatan tanaman pada keadan tanaman dimalam hari;
-Penambahan terhadap tanaman yang kekurangan air.
Penyiraman harus dilakukan dengan hati-hati, dan tidak dibudidayakan atau tidak untuk daun sebagai tanaman akan mudah menderita penyakit seperti virus. Penyiraman dilakukan dengan menggunakan alat seperti compiler selang dan dilakukan pada sore hari untuk mengurangi penguapan.

7. Penyulaman 
Benih tomat yang baru di tanam, baik melalui pembibitan atau langsung ditanam tidak semuanya bisa tumbuh dan bertahan menjadi tanaman dewasa beberapa dari mereka harus mati salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan melakukan jahitan. Caranya ketika tanaman tomat berusia 7-14 hari setelah melakukan penggantian bibit yang mati dengan bibit baru dan biji yang diambil dari sebelumnya atau benih yang ditanam dengan selang waktu 7-14 hari dari penyemaian awal. Jika pada minggu ketiga setelah tanam bibit masih ditemukan tewas tidak perlu melakukan jahitan, karena jahitan pada usia lebih, dari tiga minggu akan menghasilkan tanaman yang pertumbuhan dan umur panen tidak seragam sehingga akan sulit untuk penanaman.

8. Penyiangan / Pembumbunan
Penyiangan harus dilakukan ketika tampak bahwa gulma telah tumbuh yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Biasanya penyiangan pelaksanaan ditambah dengan pembumbunan tanah di sekitar tanaman. Penyiangan dapat dilakukan 2 atau 3 kali atau sesuai dengan kondisi lapangan. Penyiangan dilakukan dengan tangan dan menggunakan cangkul atau kored.

9. Pemangkasan
Tanaman dalam bentuk semak atau pohon umumnya perlu pemangkasan. Pemangkasan bertujuan antara lain untuk membangun sebuah pohon, mengurangi daun, mempercepat pembuahan, meremajakan tanaman, dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk membangun sebuah pohon dapat menghasilkan lebih bunga atau banyak. Pengurangan daun bertujuan untuk mendapatkan hasil yang optimal asimilasi bersih. Dengan pemangkasan ini juga memungkinkan untuk mempercepat proses pembuahan. Tapi kadang-kadang dilakukan untuk tanaman peremajaan pemangkasan (rejuvenilisasi). Secara umum, pemangkasan dilakukan dengan memotong cabang / ranting yang tumbuh tidak tepat, memotong tunas air, atau cabang dipotong bawa penyakit. Pemangkasan penulis sekali setiap minggu selama pertumbuhan. Setiap pohon hanya meninggalkan cabang sua dan masing-masing cabang dibiarkan tumbuh masing-masing tiga tandan, dan buah yang tersisa masing-masing klaster disisakan 5 buah yang disimpan dalam rangka untuk menghasilkan buah yang besar.





10. Pengikatan
Pengikatan pohon dimaksudkan untuk menghindari tanaman tomat roboh pada saat berbuah dan supaya tanaman tomat tersebut dapat tumbuh tegak

11. Pemanenan
Tomat panen pada saat panen pertama pada usia 90 hari dari tanam. Kemudian selama 3-5 hari sampai buah selesai, tomat yang akan dipasarkan dalam paket jarak jauh harus dipanen pada tingkat 75%, ketika buah ini marih hijau atau sekitar 5- hari lagi menjadi merah, sedangkan untuk jarak pendek tingkat kematangan dari 90% yaitu pada saat buah kuning kemerahan.

Semoga bermanfaat, terimakasih...!!!

Bedilan Permainan Anak Yang Terlupakan

Bedilan (tembak, tembak-tembakan) merupakan permainan anak tradisional yang saat ini mulai terlupakan karena kalah saing dengan permainan tembak-tembakan keluaran pabrik ataupun game online tembak-tembakan. Entah karena kemajuan zaman atau degradasi budaya hingga anak sekarang enggan menggunakan permainan tersebut.

Sebenarnya permainan ini sangat unik dan sangat amat hemat biaya. Bedilan ini dapat dibuat sendiri dengan menggunakan ranting bambu. Cara pembuatan : Pilih ranting bamabu dengan ukuran panjang 25-40 cm, biasanya bambu yang digunakan adalah bambu jenis peting dan ori yang banyak kita jumpai disekitar kampung/desa. Kita cukup menggunakan satu ruas ranting bambu, kita potong bagian pangkal kurang lebih 5 cm sebagai gagang tembak. Gagang tembak dan diberi stick kecil kurang lebih seukuran ujung bedilan (1 cm lebih pendek dari ujung bedilan). Untuk isian bedilan bisa menggunakan kertas yang dibasahi atau dengan menggunakan bunga jambu air. Permainan ini menggunakan cara kerja kompresi udara (tekanan udara)

Semakin banyak teman dalam permainan ini maka permainan akan semakin seru dan menyenangkan. Semoga kita tidak melupakan warisan permainan tradisional ini dan kita dapat memperkenalkan atau menurunkan pada generasi kita selanjutnya.

Semoga bermanfaat, terimakasih...!!!

Kategori

Kategori